Rapat Gabungan Komisi DPRD Luwu Timur Bahas Dampak Genangan Sungai di Desa Pongkeru
2/13/20261 min read


Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu Timur menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama perwakilan masyarakat Desa Pongkeru, Kecamatan Malili, pada Jumat (13/2/2026).
RDP ini dipimpin oleh Ketua DPRD dan anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur serta dihadiri perwakilan masyarakat Desa Pongkeru, unsur pemerintah daerah, dan pihak terkait lainnya. Agenda rapat membahas persoalan genangan air sungai yang diduga berasal dari limpahan atau kelebihan debit DAM milik PT Vale Indonesia Tbk yang dinilai merugikan masyarakat setempat.
Dalam forum tersebut, perwakilan masyarakat menyampaikan sejumlah keluhan, di antaranya dampak genangan air terhadap lahan pertanian, akses jalan warga, serta potensi kerusakan lingkungan yang memengaruhi aktivitas sehari-hari masyarakat Desa Pongkeru.
Anggota DPRD menegaskan bahwa rapat gabungan komisi ini bertujuan untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat sekaligus mencari solusi terbaik melalui koordinasi dengan pihak perusahaan dan instansi teknis terkait.
DPRD Kabupaten Luwu Timur akan menindaklanjuti hasil RDP ini dengan melakukan pendalaman serta meminta klarifikasi dari pihak terkait agar persoalan ini dapat diselesaikan secara adil dan transparan,
Sementara itu, masyarakat Desa Pongkeru berharap adanya langkah konkret dari pemerintah daerah dan perusahaan untuk mencegah terulangnya genangan air yang merugikan warga.
Dengan dilaksanakannya RDP ini, diharapkan terbangun komunikasi yang konstruktif antara masyarakat, DPRD, pemerintah daerah, dan pihak perusahaan guna menciptakan solusi yang berkelanjutan bagi warga Desa Pongkeru.





