Mobil Jenazah Untuk Mahalona Raya

0
23

Tempat pemakaman di 5 Desa dalam Kawasan Mahalona raya dengan permukiman warga terbilang cukup jauh, yakni kisaran 7 km. Tak jarang warga transmigrasi disana membawa jenazah dengan Ambulance puskesmas.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Luwu Timur H. Usman Sadik, saat Rapat bersama Badan Anggaran dan Dinas Kesehatan beberapa hari lalu. Kamis (21/11/2019).

5 Desa itu yakni Desa Tole, Desa Mahalona, Desa Libukan Mandiri, Desa Kalosi dan Desa Buangin di Kecamatan Towuti.

“Membawa jenazah dengan mobil ambulance sebenarnya tidak boleh dilakukan, tapi karena keadaan yang memaksa daripada warga memanggul sejauh 7 km,” kata Usman.

Olehnya itu, Usman mengatakan sarana transportasi khusus seperti mobil jenazah diperlukan. Jika Ambulance terus-menerus dipakai untuk membawa jenazah menurutnya tidak efektif peruntukannya.

Lanjutnya, solusinya adalah diperlukan pergeseran ambulance layak pakai untuk dioper sebagai mobil jenazah di 5 desa mahalona raya.

“Kebetulan tahun 2020, anggaran kita terbatas dan berdasarkan hasil pembahasan badan anggaran bersama pemda, kami bersepakat untuk itu,” kata Usman.

Sementara, Dinas kesehatan untuk Tahun Anggaran 2020 mengusulkan 3 Kendaraan Ambulance, masing-masing diperuntukan sebagai ambulance keliling dan PSC. (tom)