DPRD Lutim Sampaikan Pemandangan Umum Fraksi terhadap LKPJ 2018

0
192

DPRD Luwu Timur gelar Sidang Paripurna dalam rangka Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi Terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2018 dirangkaikan penyerahan ranperda tahap I tahun sidang 2019 sekaligus pembentukan pansus. Kamis, (11/04/2019).

Anggota DPRD Luwu Timur Najamuddin dari fraksi golkar menyampaikan pengelolaan aset daerah yang merupakan sarana pendidikan di Desa Balo-balo Kecamatan Wotu perlu mendapat perhatian agar tujuan pendidikan tercapai efektif dan efisien. Fraksi golkar yakin bahwa seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk pembangunan memiliki semangat yang sama untuk mewujudkan kesejahteraan seta memajukan kehidupan masyarakat Kabupaten Luwu Timur menjadi lebih baik, berkualitas dan terkemuka 2021.

I Wayan Suparta dari Fraksi Gerindra menyampaikan LKPJ hendaknya disajikan secara utuh sesuai dengan PP Nomor 3 tahun 2007. Hal ini dikarenakan Fraksi Gerindra meminta dalam dokumen LKPJ telah menggambarkan capaian kinerja yang terukur dan konsisten dengan RPJMD Kabupaten Luwu Timur.

Terkait adanya Silpa 104 miliar, Wayan mengatakan jumlah tersebut terbilang besar, olehnya itu perlu adanya peningkatan akurasi perencanaan penerimaan dan belanja APBD. Selain itu dapat dengan monitoring dan evaluasi di setiap OPD.

Anggota DPRD Efraem dari fraksi PDI-P menyampaikan beberapa kegiatan fisik tahun 2018 yang tidak sesuai bestek. Hal ini diduga karena proses tender/  lelang yang perlu pembenahan agar pelaksanaannya tepat waktu dan lebih profesional.

Hal lain, kata Efraem di Kecamatan Angkona dan Kecamatan Malili agar diperhatikan mengenai sarana dan prasarana air bersih.  “Agar dapat dimaksimalkan pelayanan air bersih bagi warga yang membutuhkannya,” ujar Efraem.

Imam Muhajir dari fraksi PAN mengapresiasi capaian pemda dalam bidang pendidikan. Peningkatan mutu pendidikan serta terbangunnya sarana pendidikan cukup representatif dengan dibuktikannya indeks pembangunan manusia (IPM) yang mengalami peningkatan.

Di sisi lain, bidang kesehatan menurut fraksi PAN perlu adanya penyelesaian terkait masih banyak ditemukan warga yang tidak terakomodir BPJS. “Kami berharap pada OPD terkait mampu segera menyelesaikannya,” ujar Imam.

Iwan Usman dari Fraksi Nasdem mengapresiasi capaian pemda dalam bentuk prestasi baik di tingkat provinsi maupun nasional. Fraksi Nasdem menyarankan pemda untuk berinovasi menciptakan program yang dapat mendukung potensi lokal agar lebih maksimal.

Sarannya untuk program dan proyek pemerintah agar dibuat berkesinambungan dan tidak sepotong-sepotong. Hal ini bertujuan agar target program bisa digunakan baik oleh masyarakat.

I Made Sariana dari fraksi Demokrat juga mengapresiasi capaian pemda. Fraksi nya menyarankan beberapa penghargaan tersebut dapat dijadikan spirit sekaligus tekad untuk memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah kabupaten luwu timur.

(tom)