Bupati Luwu Timur HM Thorig Husler didampingi Wakilnya Irwan Bachri Syam beserta Wakil Ketua DPRD Luwu Timur HM Siddiq BM turun langsung meninjau kegiatan Festival Sungai Malili (FSM), begitu pula Kepala Dinas Pariwisata H. Hamris Darwis.

FSM diselenggarakan selama 3 hari Sejak tanggal 02 mei – 04 mei 2018 di Desa Wewanriu Kecamatan Malili, Luwu Timur.

Beberapa kategori dilombakan diantaranya lomba dayung perahu tradisional, lomba Dayung Perahu Naga, Lomba Karnaval Perahu Hias, Lomba menari Kreasi, Lomba menggambar, serta Lomba Karnaval budaya.

Kepala Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga Drs. H. Hamris Darwis.

Hamris membeberkan metode yang digunakannya dalam pengembangan pariwisata di Luwu Timur yakni Comunity By Tourism (CBT), pengembangan pariwisata itu melibatkan masyarakat, dari perencanaannya hingga pelaksanaannya keseluruhannya melibatkan masyarakat.

Begitu pula dengan FSM, kegiatan yang panitianya merupakan masyarakat diharapkan dapat mengundang pengunjung wisatawan lokal. Dengan begitu aktivitas ekonomi masyarakat akan bergeliat naik.

“Yang datang (wisatawan) pasti banyak, dan mereka (masyarakat) paling tidak menyediakan makanan bagi para pengunjung yang lapar, perekonomian berputar disitu,” jelasnya.

Sementara Wakil Ketua DPRD HM Siddiq BM menilai acara FSM membutuhkan persiapan yang lebih matang. Acara yang dipersiapkan jauh hari sebelumnya, menurutnya akan dapat melibatkan masyarakat luas baik peserta maupun penonton lebih banyak lagi.

“Agar mereka lebih maksimal, demi suksesnya acara ini.” Ujar Siddiq.

Siddiq berharap acara FSM tahun depan dipersiapkan lebih matang, dengan begitu acara tahunan di Sungai Malili itu menjadi lebih baik.

(Tom)