Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) atau Coorporate Social Responsibility (CSR) oleh PT. Vale belum maksimal dan programnya belum dirasakan oleh masyarakat secara menyeluruh.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam dalam pertemuan bersama tim tiga pilar di Aula Sasana Praja Kantor Bupati Luwu Timur. Selasa (3/10/2017).

Selain Wabup Irwan, hadir dalam pertemuan tersebut Ketua DPRD Luwu Timur H Amran Syam, Perwira penghubung Simon marthes, perwakilan Polres Lutim, Kabid Pertambangan Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Agus Wardana, Kepala OPD Lingkup Pemkab Lutim, para camat di wilayah pemberdayaan, Tim Tiga Pilar yakni perwakilan masyarakat dalam wilayah pemberdayaan, dan Manajemen PT. Vale Indonesia.

Irwan melanjutkan Program PPM jangan asal susun. Perlu ide dan program yang dituangkan memiliki manfaat bagi semua. Program dimaksud hendaknya harus memiliki manfaat yang luas.

Dengan adanya pertemuan ini, Irwan berharap sosialisasi permen ESDM 41 tahun 2016, tim tiga pilar dan masyarakat di desa wilayah pemberdayaan menjadi paham aturan berkenaan dengan PPM Pada Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara.

Irwan menuturkan terkait Program PPM ini juga bisa berkolaborasi dengan anggaran anggaran lain seperti Dana desa.

“Dana Desa tidak kecil nilainya, dan juga harus dimanfaatkan secara maksimal,” Kata Irwan.

Ketua DPRD Luwu Timur H Amran Syam, dalam pertemuan tersebut mengatakan keberadaan PT. Vale Indonesia Tbk di Luwu Timur menjadi sebuah aset yang mesti mendapatkan perhatian.

Dalam rangka mengawal Program CSR PT Vale, Amran mengungkapkan DPRD Lutim saat ini tengah menggodok Ranperda CSR. Ranperda ini nantinya akan dibahas bersama masyarakat dan tim tiga pilar.

“Masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya yang akan menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun ranperda CSR,” jelas Amran.

Sebelumnya, tim tiga pilar telah terbentuk dan di SK-kan oleh Bupati. Tim itu terdiri dari Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, Manajemen PT. Vale Indonesia dan Perwakilan Masyarakat yang berasal di wilayah pemberdayaan Kec Nuha, Towuti, Wasuponda dan Malili.

(one)