Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menyerahkan rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2017 kepada pihak DPRD. Penyerahan dilakukan Bupati Luwu Timur, H.M. Thorig Husler kepada Wakil Ketua DPRD, H.M. Siddiq B.M. di ruang rapat paripurna DPRD, Senin (28/11/2016).
Bupati Luwu Timur dalam nota pengantarnya mengatakan RAPBD T.A. 2017 merupakan penjabaran dari Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara yang telah disepakati bersama yang memuat strategi dan arah kebijakan secara operasional untuk mencapai visi dan misi yang dilakukan secara bertahap dalam bentuk program dan kegiatan.
Lanjut Husler, penyusunan rencana kerja pemerintah tahun 2017 dilaksanakan dengan menerapkan pendekatan holistik, tematik, interaktif, spasial, serta kebijakan anggaran belanja berdasarkan money follows program dengan cara memastikan hanya program yang benar-benar bermanfaat yang di alokasikan dan bukan sekedar menjalankan tugas dan fungsi dari SKPD.
Secara umum, kata Husler gambaran umum RAPBD TA 2017 antara lain, pendapatan sebesar Rp. 1.331.926.161.288 yang terdiri dari pendapatan asli daerah sebesar Rp. 216.546.301.088, dana perimbangan Rp. 839.932.791.160 dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp. 275.447.069.040.
Selanjutnya belanja sebesar Rp. 1.352.036.214.670 yang terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp. 629.287.820.295,81 dan belanja langsung Rp. 722.748.394.375. sementara defisit Rp. 20.110.053.382,81 dan pembiayaan neto Rp. 20.110.053.382,81.
Pimpinan sidang paripurna HM.Siddiq BM mengapresiasi nota keuangan yang disampaikan oleh Bupati, menurutnya ini adalah defisit RAPBD paling kecil selama ini
“berarti tim anggaran di pemerintah daerah saat ini, berhati-hatinya seperti Ibu Sri Mulyani (Menkeu).” ujar siddiq disambut tepuk tangan peserta paripurna. (hr/hms)