Pembahasan anggaran tingkat Badan Anggaran DPRD Luwu Timur yang berlangsung di Ruang Banggar dihadiri oleh Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kamal Rasyid, Tak hanya itu hadir pula Kadis Kesehatan dr. April dan Kadis Dikbudparmudora Ismail, mereka bertiga duduk sejajar dihadapan anggota badan anggaran. Jumat (14/10/2016).
Biasanya dalam pembahasan DPRD Luwu Timur, satu per satu dinas ditanyai dan bergantian tempat duduk tapi kali ini berbeda.
Rupanya ini adalah permintaan khusus dari badan anggaran karena ada penyinkronan data terkait upah jasa di kedua dinas besar tersebut. Jumlah upah jasa dari kedua dinas inilah yang paling besar menurut anggota badan anggaran sehingga perlu kejelasan terkait keberadaannya.
Saat ditanya jumlah valid upah jasa luwu timur, kamal mengatakan terdapat 1.462 tenaga upah jasa yang tersebar di seluruh Kabupaten Luwu Timur.
“1.462 tenaga upah jasa seluruh Luwu Timur, dinas kesehatan ditambah puskesmas sebanyak 188 upah jasa dan di dinas dikbudparmudora ditambahkan sekolah- sekolah sebanyak 379 tenaga upah jasa per tahun 2016.” jelas kamal kepada badan anggaran.
Menanggapi hal tersebut Koordinator badan anggaran, Muh Siddiq BM mengatakan BKPPD agar melihat pengabdian honorer di daerah-daerah terpencil jika memungkinkan untuk diangkat menjadi upah jasa.
“banggar merekomendasikan upahjasa dari tenaga honorer yang telah lama mengabdi.” sarannya.
Siddiq juga menambahkan kekuatan APBD selalu diperhatikan. “kami tidak mau belanja pegawai lebih besar daripada belanja untuk rakyat (infrastruktur, Red)” tambahnya.
(one-hms/setdprd-lt).