Melalui Surat Edaran Bupati Luwu Timur Nomor 660/ 3/ BUP tentang Pelaksanaan Program Eco Office Lingkup Kabupaten Luwu Timur, Pemerintah Daerah berupaya mewujudkan komitmennya perihal pemanfaatan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup sebagai cerminan pemerintahan yang peduli lingkungan.

Salah satu SKPD yang mencoba menerapkan hal ini adalah Sekretariat DPRD Luwu Timur. Sekretaris Dewan, Nurlang mengungkapkan dirinya akan berupaya mewujudkan hal tersebut. menurut nurlang salah satu penerapannya di dalam kantor adalah pembuatan amplop dari kertas bekas. hal ini sesuai dengan panduan  penerapan eco office di indoor atau dalam ruangan.

“kertas bekas bisa di daur ulang menjadi amplop.” ujarnya. jumat (30/9/2016).

Nurlang mengatakan, setelah menerima surat edaran ini dirinya langsung memerintahkan stafnya agar segera menerapkan eco office. tak hanya itu, dirinya juga akan membuat apotek hidup di halaman kantor.

“Pagi tadi, kami bersama staf membuat sebagian halaman kosong ditanami tanaman obat-obatan.” jelasnya.

Program Eco Office ini sebagai tindak lanjut dari peraturan daerah nomor 7 tahun 2014 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Penerapan Eco Office di dalam ruangan antara lain: penghematan air, listrik, kertas dan ATK, penerapan kantor dengan memanfaatkan hasil daur ulang kertas, Eco Snack dan Eco Lunch, pemilahan sampah, dan tanaman hias penyerapan polutan.

Penerapan Eco Office di luar ruangan antara lain: Apotek Hidup, Lampu Energi Surya, Biopori, Mini Arboretum, Penataan Parkir Ramah Lingkungan, Pengomposan, IPAL pencucian Mobil, Pemanenan Air hujan. dalam program ini juga menghimbau warga kantor sebagai nasabah bank sampah dan juga berpartisipasi menjaga kebersihan kantor.

(one-hms/setdprd-lt).