MALILI–Komisi II DPRD Luwu Timur melakukan Rapat kerja (Raker) Perihal permintaan pengalihan pabrik es Dinas Kelautan dan perikanan (DKP) Kab. Luwu timur Oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Ruang Rapat Komisi II DPRD senin 01 Agustus 2016 yang di hadiri Dinas kelautan dan perikanan (DKP), Dinas Pendapatan dan Dinas Koperindag serta bagian hukum setdakab.

Rapat ini berdasarkan surat No. 49/BUMD-LUTIM/V/2016 dari PT. Bumi Timur Agro ke DPRD yang ingin mengelola Pabrik Es, sebagai perpanjang tanganan bisnis pemerintah, dalam rangka peningkatan Pendapatan Daerah.

Ketua Komisi II DPRD Lutim, Iwan Usman menyatakan bahwa Pengelolaan Pabrik es ini nantinya harus  mengedepankan kesejahteraan rakyat tentunya dengan mempertimbangkan sisi hukumnya karena Pabrik es ini adalah aset daerah,”selain itu juga dari sisi ekonomis dari pendapatan tiap tahun apakah nanti pendapatan daerah menjadi lebih besar.” kata Iwan Usman.

Sementara itu,Kadis kelautan dan Perikanan (DKP) Lutim, Ir. Burhan Mude Menambahkan berdasarkan hasil rapat beberapa waktu lalu yang dihadiri oleh dinas terkait akan segera membentuk tim bagaimana pengelolaan pabrik es ini kedepan, mengingat biaya operasional Pabrik cukup membebani Dinas Perikanan dan kelautan terutama biaya listrik dan penyediaan bahan baku air yang bersumber dari PDAM.

Direktur PT. Bumi Timur Agro Bakri madong berharap BUMD sebagai perpanjangan bisnis pemerintah daerah kita harus menyamakan persepsi bahwa jika nantinya permohonan kami untuk mengelola Pabrik es ini disetujui, sesuai dengan harapan bapak ketua komisi II kami akan benar benar bekerja untuk kesejahteraan rakyat luwu timur.

“Pengelolaan pabrik es ini kedepan harus profesional didukung oleh Personal yang memadai dengan kompetensi dan kemampuan yang dimilikinya sehingga target pendapatan daerah bisa lebih meningkat dari tahun-tahun sebelumnya” tutup iwan Usman. (ch)