Anggota DPRD Lutim Warning PLN

0
124

Realisasi penyelesaian permasalahan listrik di kabupaten Luwu Timur hingga saat ini rupanya belum menemui titik terang. Warga masih dipusingkan dengan kerapnya listrik padam secara tiba-tiba yang dilakukan oleh pihak PLN. Kondisi tentu membuat ketidaknyamanan bagi masyarakat.

Tak terkecuali di 5 Desa pesisir yakni desa bantilang, desa tokalimbo, desa loeha, desa rante angin dan desa masiku yang berada di kecamatan towuti. Selama ini, 5 desa tersebut hanya menggunakan satu genset milik PLN, itupun dengan kondisi yang tidak normal.

herdinang
foto : Herdinang, S.Ag (dok. Humas DPRD)

 

Anggota DPRD Luwu Timur Herdinang menyebutkan kondisi listrik yang tak kunjung terselesaikan hingga saat ini tentu akan membawa implikasi kepada masyarakat khususnya pelanggan PLN.

Padahal disatu sisi masyarakat tetap taat memenuhi kewajibannya membayar rekening listrik.

“Sudah berapa kali PLN menjanjikan segera mengganti genset tersebut dengan yang baru namun hingga kini belum terealisasi. Genset yang ada sekarang sudah sering rusak sehingga tidak lagi bisa diandalkan untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat, Dua hari nyala, seminggu padam. Ini permasalahan serius yang membutuhkan solusi cepat dari pihak terkait,” tegas herdinang, Senin (28/12).

Menurut herdinang, warga 5 Desa tersebut merupakan wilayah yang diwakilinya, saat ini menyiasati kondisi tersebut dengan membeli genset kecil itupun dengan harga yang tidak murah. Maka dari itu ia juga memiliki kewajiban dan tanggungjawab untuk menyampaikan permasalahan ini dan membantu masyarakat untuk mendapatkan solusi dari persoalan ini.

“pengeluaran warga kami tidak kecil selama listrik terus bermasalah. Mulai dari pembelian genset, hingga pada bahan bakar genset tiap harinya. Jika hal terus berlarut-larut maka beban masyarakat disana akan semakin bertambah pula.” Urainya.

Maka dari itu ia mendesak kepada pihak PLN agar segera dapat mengatasi persoalan ini agar masyarakat tidak semakin terbebani ditengah kondisi kehidupan mereka yang terpuruk saat ini.

Tidak hanya kondisi kelistrikan di 5 desa pesisir tersebut yang dikritisinya, namun juga kondisi kelistrikan secara umum di Luwu Timur turut membuatnya prihatin. Dimana sebagai daerah yang memiliki potensi kelistrikan yang besar justru berada didalam kekurangan pasokan listrik. (rifal djufri/wandi ismail)

Sumber berita : Harian Seputar Luwu Raya

Tanggal berita : 29 Desember 2015