Kondisi Listrik di Luwu Timur akan Diadukan ke Jakarta

0
116

Wakil Ketua I DPRD Luwu Timur, Muhammad Siddiq BM berjanji akan mengadukan persoalan kelistrikan di Luwu Timur ke Komisi VII DPR RI yang membidangi persoalan energi sumber daya mineral, riset dan teknologi, dan lingkungan hidup.

“Dalam waktu dekat kami akan mengadukan persoalan ini ke Komisi VII DPR RI dan akan meminta untuk menghadirkan Dirjen Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi, maupun Dirjen Ketenagalistrikan,” ujar Siddiq.

Menurutnya, sebagai daerah penghasil listrik, kondisi kelistrikan di Luwu Timur sangat memprihatinkan, dimana terjadi pemadaman listrik hampir setiap harinya.

“Hal ini sangat perlu untuk dicarikan solusi secepatnya, karena listrik merupakan kebutuhan  masyarakat yang sangat penting, apalagi sebentar lagi akan memasuki bulan suci ramadhan,” kata Siddiq.

Dia mengaku, pihak DPRD Luwu Timur sudah beberapa kali memanggil PT PLN Cabang Palopo untuk meminta agar persoalan listrik di Luwu Timur segera diperbaiki, namun hingga kini tidak kunjung mengalami perbaikan.

“Sudah beberapa kali kami bicarakan hal ini dengan PT PLN, namun tidak kunjung ada perbaikan, malah kondisinya setiap hari semakin parah, sehingga hal ini dianggap penting untuk segera dilaporkan ke DPR RI untuk memperbaiki persoalan ini,” tegas Siddiq.

Menurutnya, kondisi kelistrikan Luwu Timur yang tidak stabil saat ini berdampak pada segala sektor di Luwu Timur, seperti perekonomian masyarakat yang terganggu karena tidak berkembangnya usaha masyarakat yang bergantung pada listrik, pelayanan pemerintahan, maupun sektor lainnya.

“Terakhir saya mendengar pelayanan pembuatan KTP di Kecamatan Wotu oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) beberapa waktu lalu terganggu, padahal pelayanan jarak jauh ini sangat diharapkan oleh masyarakat, namun justru mengalami gangguan hanya karena persoalan listrik padam secara tiba-tiba tanpa ada pemberitahuan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Siddiq menyebut sikap PT PLN yang terkesan membodohi masyarakat Luwu Timur terkait kondisi listrik di daerah itu. Pasalnya, kondisi listrik yang kerap mengalami pemadaman hampir setiap harinya oleh PT PLN, tidak kunjung mengalami perbaikan.

“PLN hanya mau enaknya saja, apa investasi PT PLN di Luwu Timur yang bisa membuat kondisi listrik bisa lebih baik, justru hanya untung yang mereka inginkan dari perolehan listrik yang mereka dapat dari PT Vale Indonesia,” ungkap Siddiq.

Dia menguraikan, ada kesan PT PLN sengaja menciptakan kondisi pemerintah berhadapan dengan PT Vale Indonesia untuk meminta bantuan tambahan daya.